Beranda Ragam Wajah Baru Stasiun Tanah Abang: Makin Nyaman, Modern, dan Terintegrasi

Wajah Baru Stasiun Tanah Abang: Makin Nyaman, Modern, dan Terintegrasi

Stasiun Tanah Abang akan menjadi sebagai pusat integrasi transportasi modern yang mampu melayani hingga 300.000 penumpang per hari—dua kali lipat dari kapasitas sebelumnya.

1367
0
wajah baru stasiun tanah abang ptpp pt pp realestat.id dok
Wajah baru Stasiun Tanah Abang (Foto: Istimewa)
Google search engine

RealEstat.id (Jakarta)PT PP (Persero) Tbk (PTPP) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui penyelesaian proyek strategis: transformasi besar-besaran Stasiun Tanah Abang.

Kini, masyarakat sudah dapat menikmati wajah baru stasiun ini lengkap dengan beragam fasilitas modern yang memberikan pengalaman lebih nyaman dan fungsional bagi pengguna transportasi umum.

Didukung oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), proyek ini bertujuan menjadikan Stasiun Tanah Abang sebagai pusat integrasi transportasi modern yang mampu melayani hingga 300.000 penumpang per hari—dua kali lipat dari kapasitas sebelumnya.

Baca Juga: Transformasi Stasiun Tanah Abang Tahap I Hampir Rampung

Langkah ini merupakan jawaban atas tingginya arus pengguna KRL dan transportasi umum di kawasan Jabodetabek.

Dengan nilai investasi lebih dari Rp309 miliar, proyek ini meliputi pembangunan gedung baru seluas 18.150 m², revitalisasi jalur sepanjang 1.489 meter (single track), serta pengembangan berbagai fasilitas pendukung.

Transformasi yang dilakukan mencakup peningkatan jumlah jalur aktif dari 4 menjadi 6 dan penambahan peron dari 2 menjadi 4, sehingga kapasitas layanan penumpang dapat ditingkatkan secara signifikan.

Kini, stasiun ini benar-benar siap menghadapi kebutuhan transportasi masa depan kota. Bangunan barunya pun dirancang dengan pendekatan yang humanis dan inklusif.

wajah baru stasiun tanah abang pt pp ptpp realestat.id dok
Wajah baru peron Stasiun Tanah Abang (Foto: Istimewa)

Baca Juga: Daftar 5 Stasiun Kereta Api Terbesar dan Tersibuk di Indonesia

Selain itu, fasilitasnya lengkap, mulai dari area UMKM, ruang perkantoran, toilet di setiap lantai (masing-masing dua toilet pria dan dua toilet wanita di sisi kiri dan kanan gedung), toilet khusus difabel, ruang menyusui (nursery room), ruang layanan barang hilang (lost and found), fasilitas kesehatan, hingga 7 unit lift dan 11 eskalator yang mendukung mobilitas vertikal dengan mudah dan aman.

Corporate Secretary PT PP (Persero) Tbk (PTPP), Joko Raharjo, mengungkapkan kebanggaannya terhadap peran PTPP dalam mewujudkan transformasi besar ini.

“Stasiun Tanah Abang kini tampil sebagai hub transportasi yang modern, aman, dan nyaman. Keberhasilan proyek ini merupakan buah dari inovasi dan sinergi yang kuat antara berbagai pihak,” ujarnya.

Joko juga menyoroti tantangan dalam proses pembangunan. Mengingat statusnya sebagai salah satu stasiun tersibuk di Jakarta, seluruh pekerjaan konstruksi dilakukan secara hati-hati pada pukul 00.00–04.00 WIB, demi menjaga kelancaran operasional KRL setiap harinya.

Baca Juga: ‘Tegalluar Summarecon’ Resmi Jadi Nama Stasiun Terakhir Kereta Cepat Whoosh di Bandung

Meski dalam keterbatasan waktu, PTPP tetap memastikan kualitas konstruksi terbaik serta menjunjung tinggi keselamatan kerja dengan pencapaian zero accident.

Sejumlah inovasi konstruksi turut diimplementasikan untuk menjaga efisiensi dan keamanan. Di antaranya penggunaan Roles Wesel yang memungkinkan perakitan dan pemindahan wesel dalam waktu singkat.

Selain itu, Mal Base Plate Lifting Point digunakan untuk mempercepat pengangkatan kolom baja tanpa perlu mengganti alat, sementara itu, Spray Paint Protection Net juga digunakan agar memungkinkan proses pengecatan dilakukan tanpa menghentikan operasional stasiun.

“Pendekatan inovatif inilah yang membuat seluruh proses berjalan lancar tanpa mengganggu kenyamanan penumpang,” tutup Joko.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News