
RealEstat.id (Jakarta) – Pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi rumah subsidi hingga Juli 2025 telah mencapai 129.773 unit.
Jumlah rumah yang melalui program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) 2025 itu meningkat sebesar 50,98% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dalam keterangan resmi yang diterima portal berita properti RealEstat.id pada Kamis (17/07/2025), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait merasa yakin dapat memenuhi target rumah untuk MBR.
“Saya tetap optimistis target KPR FLPP tahun 2025 sebanyak 350.000 unit rumah akan tercapai,” ujar Maruarar.
Baca Juga: Menteri PKP Serahkan 100 Unit Rumah Subsidi Kepada Debitur KPR FLPP Bank BJB
Ia menegaskan bahwa KPR FLPP adalah salah satu program pro-rakyat dari pemerintahan dalam menyediakan rumah layak, terjangkau, dan berkualitas untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kinerja KPR FLPP 2025 Alami Lonjakan
Berdasarkan data dari BP Tapera, realisasi rumah subsidi kuartal I-2025 melalui KPR FLPP mengalami kenaikan secara signifikan.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menjelaskan pertumbuhan rumah bersubsidi Indonesia pada 2025 melonjak sebesar 1.173,8% dibandingkan tahun 2024.
Baca Juga: Menteri PKP: Tukang Becak Pun Bisa Miliki Rumah Subsidi Lewat KPR FLPP
Sementara realisasi rumah subsidi 2025 pada kuartal II menurun sebesar 15,6%, akibat pergeseran prioritas pengeluaran masyarakat selama periode Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
“Secara keseluruhan, rumah subsidi yang teralisasi hingga kuartal I-2025 mencapai 120.976 unit,” kata Heru Pudyo.
“Jumlah itu meningkat 44,5% dibandingkan dengan 83.720 unit pada semester yang sama tahun 2024,” tambah dia.
Baca Juga: Aturan Baru Penghasilan MBR Penerima Manfaat Rumah Subsidi Lewat KPR FLPP
Rincian Realisasi KPR FLPP 2025
Adapun rincian progres realisasi program rumah subsidi pemerintah sebagai berikut:
- Januari: 2.633 unit
- Februari: 8.797 unit
- Maret: 42.443 unit
- April: 29.013 unit
- Mei: 14.988 unit
- Juni: 23.102 unit
- Hingga 16 Juli: 8.797 unit
“Profesi MBR yang paling banyak memanfaatkan KPR FLPP untuk memiliki rumah pertama adalah buruh sebanyak 36.376 orang, guru 4.265 orang dan tenaga kesehatan masyarakat 3.921 orang,” pungkas Heru Pudyo.
Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News