Beranda Pasar Properti Tren Pasar Properti Kuartal III-2025: Kantor Premium dan Mal Lifestyle Jadi Incaran...

Tren Pasar Properti Kuartal III-2025: Kantor Premium dan Mal Lifestyle Jadi Incaran Baru di Jakarta

Pasar properti di sektor perkantoran dan ritel 2025 menunjukkan pergeseran tren dengan berfokus pada inovasi, kualitas, dan keberlanjutan.

2351
0
Tren pasar properti di sektor perkantoran dan ritel di Jakarta Kuartal III 2025-RealEstat.id
Kawasan bisnis dan pusat perbelanjaan modern SCBD Jakarta. (Sumber: JIHD/IDN Times)
Google search engine

RealEstat.id (Jakarta) – Memasuki Kuartal III-2025, dinamika tren pasar properti Indonesia menunjukkan perubahan signifikan di beberapa sektor utama, terutama pada segmen perkantoran dan ritel.

Analisis terbaru dari Colliers Indonesia memperlihatkan bahwa meski pemulihan berjalan bertahap, arah pertumbuhan mulai terlihat lebih stabil dan terukur.

Bila melihat tren pasar properti kuartal III-2025, terutama pada sektor perkantoran di Jakarta terlihat mulai memasuki fase penyesuaian baru.

Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto menerangkan permintaan terhadap gedung perkantoran kelas premium menjadi pendorong utama pergerakan pasar.

Baca Juga: Peluang Pasar Perkantoran di Sepanjang Jalur LRT Jabodebek: Riset Colliers Indonesia

Kondisi ini terjadi, di tengah keterbatasan pasokan baru yang rampung pada periode ini.

“Kondisi tersebut membantu menurunkan tingkat ruang kosong secara perlahan,” ucap Ferry melalui keterangan tertulis, Kamis (16/10/2025).

Strategi untuk Menarik Penyewa

Di sisi lain, lanjut dia, pemilik gedung yang mampu berinvestasi dalam peningkatan fasilitas dan menjaga kualitas bangunan mulai mendapatkan keunggulan kompetitif dalam menarik penyewa, khususnya dari perusahaan multinasional.

Selain kualitas bangunan, sertifikasi hijau (green building) kini semakin diminati sebagai indikator efisiensi dan keberlanjutan yang meningkatkan nilai properti.

Meski tren pasar properti 2025 masih tergolong tenant’s market, tetapi pemilik real estate mulai menerapkan strategi inovatif.

Baca Juga: Bahas Solusi Sektor Perumahan, Menteri PKP Temui Colliers Indonesia

Hal ini dilakukan guna memaksimalkan pendapatan, seperti fleksibilitas harga sewa, model ruang kerja hybrid, hingga penawaran fasilitas berbasis teknologi.

Colliers memperkirakan permintaan ruang kantor meningkat bertahap, menempatkan Jakarta pada jalur pertumbuhan yang lebih kuat dalam beberapa tahun mendatang.

Sektor Ritel: Fokus pada Pengalaman Konsumen

Berbeda dengan pasar perkantoran, tren pasar properti sektor ritel tahun 2025 menunjukkan strategi adaptif yang lebih dinamis.

Para pengembang kini lebih memilih renovasi dan reposisi pusat perbelanjaan dibandingkan pembangunan baru.

Perubahan ini terjadi lantaran pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengutamakan pengalaman berbelanja dan integrasi gaya hidup.

Baca Juga: Pasokan Ruang Ritel di Jabodetabek Capai 8,4 Juta Meter Persegi di 2026: Colliers Indonesia

Ferry Salanto menjelaskan, banyak mal di Jakarta mulai melakukan transformasi melalui penyusutan area department store, pembaruan desain fasad, hingga penambahan tenant tematik seperti kafe, hiburan, dan merek gaya hidup premium.

Langkah ini tidak hanya menyegarkan pengalaman pengunjung, tetapi juga meningkatkan daya saing pusat ritel dalam menarik merek-merek ternama.

Dalam konteks jangka panjang, fleksibilitas strategi penyewaan dan hubungan kolaboratif antara pemilik dan penyewa utama akan menjadi kunci kesuksesan.

Baca Juga: 2025, Pasar Perhotelan Jakarta Bakal Alami Penurunan Kinerja: Riset Colliers

“Pengelola mal yang mampu menyelaraskan konsep properti dengan tren gaya hidup modern berpeluang memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat,” tandas dia.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

two × 5 =