Beranda Profil Gandeng FFLI, Jababeka Tanam 200 Pohon: Inisiatif Hijau Ciptakan Kota Mandiri Berkelanjutan

Gandeng FFLI, Jababeka Tanam 200 Pohon: Inisiatif Hijau Ciptakan Kota Mandiri Berkelanjutan

Dalam acara bertema 'Tanam Pohon Dinginkan Bumi' ini, Jababeka Infrastruktur, FFLI, serta para tenant Kota Jababeka melakukan penanaman 200 pohon di kawasan Botanical Garden.

165
0
penanaman 200 pohon jababeka infrastruktur ffli realestat.id dok
Dalam acara yang mengangkat tema “Tanam Pohon Dinginkan Bumi” ini, sebanyak 200 pohon ditanam di kawasan Jababeka Botanical Garden, Kota Jababeka. (Foto: Dok. Jababeka)
Google search engine

RealEstat.id (Bekasi) – Penghijauan menjadi elemen penting dalam pengembangan kota mandiri modern seperti Jababeka—yang juga merupakan salah satu kawasan industri terintegrasi terbesar di Indonesia.

Untuk itu, aksi penanaman pohon di Jababeka menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas udara, menciptakan lingkungan asri, serta mengurangi potensi bencana, termasuk banjir.

Keberadaan ruang hijau diyakini turut meningkatkan kenyamanan warga, mendukung produktivitas karyawan, hingga membuat perjalanan melintasi kawasan terasa lebih menyenangkan.

Keyakinan tersebut dipegang kuat oleh pengelola Kawasan Industri Jababeka, yakni Jababeka Infrastruktur, anak usaha PT Jababeka Tbk (KIJA).

Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Jababeka Infrastruktur kembali menggelar kegiatan penanaman pohon, Jumat (28/11).

Baca Juga: Jababeka Bizpark Tahap II Mulai Dibangun, Target Serah Terima Akhir 2026

Dalam acara yang mengangkat tema “Tanam Pohon Dinginkan Bumi” ini, sebanyak 200 pohon ditanam di kawasan Jababeka Botanical Garden, Kota Jababeka.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Jababeka dan Forest For Life Indonesia (FFLI), organisasi nirlaba yang fokus pada konservasi dan restorasi ekosistem hutan.

Sejumlah tokoh hadir memberikan dukungan, di antaranya Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi; Head of City Council Jababeka, Mayjen TNI (Purn) Sumardi; Ketua FFLI, Hadisusanto Pasaribu; serta MS Kaban, Menteri Kehutanan 2004–2009.

Pada kesempatan tersebut, Hadisusanto Pasaribu menjelaskan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk peran aktif menjaga lingkungan hidup, terutama di kawasan Jababeka yang terdiri dari kawasan industri, perumahan, dan komersial.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon ini dapat terselenggara lantaran pengelola Jababeka memiliki komitmen yang sama dengan FFLI untuk menjaga lingkungan melalui program penghijauan area kawasan tiap tahun.

Baca Juga: Rilis New Palm Town House, Jababeka Residence Tawarkan Passive Income Menggiurkan

Gerakan penanaman 200 pohon ini, imbuh Hadisusanto Pasaribu, merupakan aksi nyata dalam upaya mengembalikan fungsi hutan dan merespon besarnya laju degradasi hutan di Indonesia.

“Kegiatan penanaman pohon ini secara tegas menjadi wujud nyata komitmen PT Jababeka Tbk dan pengelola kawasan industri untuk tidak hanya beroperasi dengan teknologi hijau, tetapi juga aktif dan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperluas area hijau,” tuturnya.

didik purbadi jababeka infrastruktur penanaman 200 pohon realestat.id dok
Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, dalam acara yang mengangkat tema “Tanam Pohon Dinginkan Bumi”. (Foto: Dok. Jababeka)

Sementara itu, Menteri Kehutanan RI 2004 – 2009, MS Kaban menambahkan, kawasan hutan yang rusak itu akan pulih jika kita melakukan intervensi dengan gerakan penanaman.

Dia menilai, Jababeka memiliki komitmen yang sangat luar biasa untuk melanjutkan gerakan penanaman pohon. Tak hanya itu, pohon-pohon yang ditanam juga beragam, bahkan ada jenis pohon langka.

“Dengan terselenggaranya acara ini, kita ingin memberikan jawaban bahwa kerusakan harus dijawab dengan perbaikan-perbaikan, salah satunya melalui gerakan penanaman 200 pohon di Kota Jababeka hari ini,” tegas pria bernama lengkap Malem Sambat Kaban ini.

Baca Juga: Didukung Pilar Infrastruktur, Pendapatan Jababeka (KIJA) Tumbuh 8% di Kuartal III 2025

Upaya Jaga Keseimbangan Kawasan

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, menegaskan bahwa penanaman pohon memiliki dampak besar bagi seluruh aktivitas di kawasan Jababeka.

Menurutnya, keberadaan pepohonan membantu mengurangi emisi karbon dan menurunkan suhu udara, sehingga kawasan tetap nyaman untuk dihuni dan bekerja.

“Jababeka merupakan kawasan industri, hunian, dan komersial. Maka diperlukan keseimbangan agar kawasan tetap sejuk dan masyarakat yang beraktivitas di dalamnya tetap sehat. Karena itu, penanaman pohon menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Didik menambahkan, pihaknya menjadikan penanaman pohon sebagai kewajiban pengelola, selain menjaga lingkungan kawasan.

Upaya ini, tambahnya, merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjalankan operasional dengan teknologi hijau, tetapi juga aktif memperluas area hijau.

“Adapun saat ini sekitar 20 hektare kawasan yang dikhususkan sebagai kawasan hijau dan Botanical Garden ialah salah satu lokasi penghijauan yang dilakukan pihak Jababeka,” ungkap Didik Purbadi.

Baca Juga: Jababeka Rilis Ibuki Sakurayama: Hunian Bergaya Jepang untuk Hidup Lebih Seimbang

Sementara, Mayjen TNI (Purn) Sumardi selaku Head of City Council Jababeka menjelaskan, saat ini Jababeka Botanical Garden telah berkembang menjadi spot rekreasi dan ruang olah raga warga Kota Jababeka, terutama saat weekend.

“Kawasan ini menjadi lokasi favorit lantaran berkat banyaknya pepohonan dan ekosistem yang terjaga, sebagaimana kota mandiri modern,” katanya.

Dia pun menyampaikan apresiasi kepada beberapa tenant Jababeka yang hadir dan ikut berpartisipasi dalam acara penanaman pohon kali ini.

Tenant-tenant tersebut antara lain: Hanes Supply Chain Indonesia, Sika Indonesia, Fukoku Tokai Rubber Indonesia, Nippon Steel Chemical & Material Indonesia, Sari Takagi Elok Produk, Mane Indonesia, Shin Heung, Dharma Precision Part, Bekasi Power, dan Sanjaya Internasional.

“Mudah-mudahan penanaman pohon ini bisa berkontribusi, bermanfaat, dan bisa memperindah kawasan Jababeka,” tutur Sumardi.

Melihat antusiasme dan respon positif dari para tenant Jababeka pada kegiatan penanaman pohon ini, Hadisusanto Pasaribu mengatakan, bukan tidak mungkin acara serupa akan kembali digelar.

“Ke depan kami akan mengadakan kegiatan lanjutan, seperti penanaman pohon aren, karena di samping punya nilai ekonomi juga bisa menyimpan cadangan air yang besar,” pungkasnya.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

seven + seventeen =