Beranda Profil RUPSLB BTN Angkat Komisaris Baru, Perkuat Tata Kelola dan Transformasi Bisnis

RUPSLB BTN Angkat Komisaris Baru, Perkuat Tata Kelola dan Transformasi Bisnis

Selain perubahan pada jajaran komisaris, RUPSLB BTN juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan serta pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

194
0
RUPSLB Bank BTN Kuartal Semester i ii iii iv realestat.id dok
Foto: Dok. Bank BTN
Google search engine

RealEstat.id (Jakarta) – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (IDX: BBTN/BTN) menyepakati penambahan satu anggota komisaris.

Dalam rapat yang digelar pada Rabu (7/1) tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Didyk Choiroel sebagai Komisaris BTN.

Selain perubahan pada jajaran komisaris, RUPSLB BTN juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan serta pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

Keputusan ini menjadi bagian dari langkah strategis BTN untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan memastikan kesinambungan kepemimpinan di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.

Baca Juga: Kuasai Pangsa 46,7%, BTN Jadi Penyalur KPR Sejahtera FLPP Terbesar di 2025

Penyesuaian anggaran dasar dilakukan seiring dengan diterbitkannya Undang-Undang BUMN Nomor 16 Tahun 2025.

BTN juga menindaklanjuti surat Kepala BP BUMN Nomor 23/BPU/10/2025 tertanggal 28 Oktober 2025.

Sebagai badan usaha milik negara, BTN wajib menyesuaikan anggaran dasarnya dengan regulasi terbaru yang berlaku.

Sementara itu, pendelegasian kewenangan persetujuan RKAP 2026 dilakukan sesuai ketentuan Pasal 15G ayat (3) dan ayat (5) Undang-undang BUMN, yang menegaskan bahwa direksi wajib menyusun RKAP sebelum dimulainya tahun buku berikutnya.

Baca Juga: Resmi Beroperasi, BSN Siap Perkuat Industri Perbankan Syariah Nasional

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu mengungkapkan, di tengah proses pemulihan ekonomi serta tantangan makro yang masih berlangsung, perseroan mampu membukukan kinerja solid hingga akhir 2025.

Total aset BTN tercatat tumbuh 8,6% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi sekitar Rp510 triliun.

“Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimum regulator,” ujar Nixon.

Ia menambahkan, penyesuaian susunan pengurus merupakan wujud komitmen BTN agar organisasi tetap adaptif terhadap perubahan industri dan tantangan ke depan.

Baca Juga: HUT KPR ke-49: Penyaluran Rumah BTN Tembus 5,7 Juta Unit

Langkah ini selaras dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional serta kebutuhan sektor perbankan yang terus berkembang.

Menurutnya, perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis.

“Dengan demikian, transformasi bisnis dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi nasional,” jelasnya.

Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham juga menyetujui susunan lengkap Dewan Komisaris BTN yang diperkuat untuk mengawal arah transformasi dan kepemimpinan strategis perseroan ke depan.

Baca Juga: PTPP Selesaikan BTN Ecopark Gandul Tahap 1: Fasilitas Human Development Berstandar GBCI Platinum

Berikut Susunan Komisaris dan Direksi BTN Hasil RUPSLB:

Susunan Komisaris BTN

• Komisaris Utama: Suryo Utomo
• Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo
• Komisaris: Fahri Hamzah
• Komisaris: Didyk Choiroel
• Komisaris Independen: Ida Nuryanti
• Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
• Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

Susunan Direksi BTN

• Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu
• Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
• Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen
• Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
• Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
• Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
• Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
• Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
• Direktur Commercial Banking: Hermita
• Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo
• Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar
• Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra

Baca Juga: Tumbuh Dua Digit, BTN Cetak Laba Bersih Rp2,3 Triliun di Kuartal III 2025

Perubahan susunan pengurus tersebut efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui proses uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test), serta memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan membawa BTN semakin berperan dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Nixon.

BTN pun menyambut bergabungnya Didyk Choiroel sebagai Komisaris baru. Manajemen optimistis, komposisi pengurus yang semakin solid ini akan memberikan nilai tambah bagi strategi jangka panjang perseroan, khususnya dalam mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah, sekaligus memperkuat daya saing BTN di tengah dinamika industri perbankan yang terus berubah.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

twenty + two =