Beranda Rumah Subsidi Solusi Hunian Perkotaan, Unpad Bangun Rusun Kampus Berkonsep Green Building

Solusi Hunian Perkotaan, Unpad Bangun Rusun Kampus Berkonsep Green Building

Pembangunan Rusun kampus seperti di Unpad ini sangat strategis, selain menyediakan hunian bagi dosen, mahasiswa, dan karyawan, juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

549
0
Menteri PKP Maruarar Sirait Mengunjungi Lokasi Rusun Kampus Unpad bandung Realestat.id dok
Menteri PKP Maruarar Sirait mengunjungi lokasi pembangunan Rusun Kampus Unpad, Bandung, Jumat, 11 Juli 2025. (Foto: Dok. Kementerian PKP)
Google search engine


RealEstat.id (Bandung) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan lapangan ke kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Kota Bandung untuk meninjau rencana pembangunan rumah susun (Rusun).

Proyek ini diharapkan menjadi solusi penyediaan hunian layak di tengah padatnya kawasan perkotaan, sekaligus mendukung realisasi Program 3 Juta Rumah.

Dalam kunjungannya, Maruarar didampingi oleh Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati, dan Kepala Balai P3KP Jawa II, Mulya Permana.

Mereka bersama-sama meninjau lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Rusun, yakni di sekitar Fakultas Kedokteran Gigi Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35, Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Baca Juga: Perumnas Diminta Hadirkan Hunian Vertikal Kekinian untuk Milenial Perkotaan

Pembangunan Rusun di lingkungan kampus ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau, sekaligus memperkuat integrasi fungsi pendidikan dan kesejahteraan sosial di kawasan perkotaan.

Pembangunan Rusun di kawasan kampus seperti ini sangat strategis, tutur Menteri PKP, selain menyediakan hunian bagi dosen, mahasiswa, dan karyawan, juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Ini adalah solusi konkret bagi penyediaan hunian di wilayah perkotaan yang padat,” ujar Maruarar Sirait, menjelaskan.

Lebih lanjut, Menteri PKP mendorong pihak Unpad untuk segera menyusun dan mengajukan proposal pembangunan Rusun ke Kementerian PKP.

Baca Juga: Hadir di Universitas Padjadjaran, Beam Mobility Jadi Sarana Wujudkan Green Campus

Ia mengingatkan bahwa lahan yang akan digunakan merupakan aset negara milik Kemendikbudristek, dan saat ini terdapat bangunan bekas asrama mahasiswa yang sudah tidak digunakan.

Untuk mendukung proses ini, Kementerian PKP akan memberikan pendampingan teknis. Dirjen Perumahan Perkotaan ditugaskan untuk membimbing Unpad dalam penyusunan proposal, termasuk memberikan arahan terkait konsep desain yang sesuai dengan karakteristik lokasi.

Pada kesempatan tersebut, Ara—sapaan akrab Maruarar Sirait—pun menekankan pentingnya penerapan prinsip ramah lingkungan.

“Kami berharap desain Rusun nantinya mengusung konsep green building. Pohon-pohon besar yang sudah ada jangan sampai ditebang, dan penghijauan harus tetap terjaga. Kami ingin pembangunan ini tetap selaras dengan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Baca Juga: Menteri PKP Alokasikan 23.000 Rumah Subsidi di Jawa Barat Lewat Skema KPR FLPP

Menanggapi hal tersebut, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Kementerian PKP.

Dia menyatakan bahwa pihaknya akan segera membentuk tim khusus dan berkoordinasi dengan Kemendikbudristek guna mempercepat pengajuan proposal dan legalitas pemanfaatan lahan.

Untuk pembangunan Rusun ini, imbuhnya, pihak Unpad telah menyiapkan lahan seluas 4.000 meter persegi dengan ukuran 135 x 40 meter di dalam area kampus.

“Rusun ini nantinya akan digunakan sebagai hunian bagi mahasiswa, dosen, karyawan, serta masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Arief.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News